<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>agung wb</title>
	<atom:link href="http://agungwib.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agungwib.wordpress.com</link>
	<description>selamat datang di -agung wb-</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Oct 2009 18:00:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agungwib.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/985d8b30e838591f4aa2fd61faf65c4b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>agung wb</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agungwib.wordpress.com/osd.xml" title="agung wb" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agungwib.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menelisik Malam</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/10/08/menelisik-malam/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/10/08/menelisik-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 17:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Hufff,,, malam lagi. Rasanya, sudah beribu malam ku lalaui. Tanpa irama. Tanpa nada kehidupan. Padahal seharusnya, hening yang tercipta sudah cukup untukku bertafakur menikmati dalamnya sanubari malam. Merenungi makna dibalik angin yang berhembus. Angin yang terus berjalan tanpa rasa enggan. Mengikuti dan menikmati titah dari sang tuhan. Kucoba untuk tersenyum. Memberi warna pada hati yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=81&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hufff,,, malam lagi. Rasanya, sudah beribu malam ku lalaui. Tanpa irama. Tanpa nada kehidupan. Padahal seharusnya, hening yang tercipta sudah cukup untukku bertafakur menikmati dalamnya sanubari malam. Merenungi makna dibalik angin yang berhembus. Angin yang terus berjalan tanpa rasa enggan. Mengikuti dan menikmati titah dari sang tuhan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kucoba untuk tersenyum. Memberi warna pada hati yang sudah terlalu liar berlari. Hati selalu yang angkuh dalam memaknai. Akankah diri ini sanggup menjaganya? Segumpal daging yang kata rasul dapat mempengaruhi seluruh tindak-tanduk manusia. Lalu, kalau tidak bisa, akan kemanakah aku ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Selongsong angin berhembus lagi. Sinar tenang rembulan nampak dari balik jendela. Kini, ditemani suara anggun jengkerik malam. Mungkin sedang memuji penciptanya. Aku merenungi obrolan santai tadi sore bersama seorang ikhwah. Ia memuji seorang aktifis dakwah dengan progress dakwah yang amat pesat. Dari seorang hedonis, beranjak ke hanif, lalu menjadi seorang aktifis dakwah. Hingga sekarang, prestasi dakwahnya pun terlihat gemilang. Aku tertunduk lesu. Malu.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang benar ucapan bang Arief, bahwa, parameter umur tarbiyah sama sekali tidak dapat dijadikan tolak ukur dalam menilai kematangan tarbiyah seseorang. Tetapi, bukankah ada yang salah, jikalau seorang yang telah lama ditarbiyah tapi tidak menunjukkan progress apapun? Apalagi, jikalau penurunan yang nampak. Ya. pasti ada yang salah. Entah siapakah atau apakah itu. Aku tidak peduli. Aku hanya ingin aku yang disalahkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah hidayah itu harus kita cari? Alangkah beruntungnya orang yang mendapatkan hidayah. Dan, alangkah meruginya orang yang melepas hidayah yang telah ia dapatkan. Memang, kalimat tersebut nampak hitam-putih dan terlalu normatif. Tapi sangat mengena untukku. Teringat kisah seorang budak (Bilal ra) yang mempertahankan hidayah yang telah Allah berikan padanya. Padahal, hidayah itu tidak lebih dari sepenggal surat Al-Ikhlas. Surat yang telah aku pahami bahkan dari sebelum aku mengenyam bangku sekolah. Namun, rasa bangga atas hidayah tersebut bisa menukar rasa sakit dari berat batu yang ditumpukkan ke badannya di teriknya siang. Dan, entah, berapa cambukan yang merobek kulit pekatnya. Namun, ia tidak bergeming. <em>Allahu ahad.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ku termenung. Meratapi ribuan tawa tadi siang. Dan, siang-siang sebelumnya. Begitu banyak kehampaan yang tercipta. Guyonan tanpa makna, arah, dan tujuan. Bukankah lebih baik diam? Kadang aku juga merasa heran mengapa aku bisa tertawa. Padahal, tawa itu berpijak diatas hati yang sama sekali tidak merasa bahagia. Hanya kamuflase dalam suasana. Layaknya bunglon.</p>
<p style="text-align:justify;">Kucoba menelisik hal yang senantiasa mengusik. Tentang kebahagiaan. Bukankah hati adalah hal yang hakiki. Ia akan cenderung mencari kesempurnaan tuhannya. Mungkin itu salahku. Aku sering merasa bahwa hati ini akan bahagia dengan asupan materi yang berlimpah. Bukankah materi itu bersifat terbatas. Dengan sendirinya, waktu akan menjadikannya menghilang. Menghilang entah kemana. Dan, hati ibarat telaga lepas tanpa batas. Yang hanya bisa terisi penuh dari mata air hakiki. Yaitu, kesempurnaan cinta dari sang pencipta.</p>
<p style="text-align:justify;">Malam pun semakin larut. Buih-buih mimpi mulai terasa nyata. Ingin rasanya mengubah diri. Mungkinkah?  Sementara, ungkapan dari Ibu Kartini menyelimuti mimpiku. <em>Habis gelap terbitlah terang. </em>Semoga esok hari bisa benar-benar terang.</p>
<p style="text-align:justify;">-agung wb-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=81&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/10/08/menelisik-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk Adik dan Waktu yang Cepat</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/08/04/adik-teruslah-tertawa-dan-menangis/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/08/04/adik-teruslah-tertawa-dan-menangis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 18:42:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Waktu cepat berlalu sungguh tak terasa Sudah tujuh tahun senyummu singgah di hatiku masih sesejuk dahulu senyum  hangat tanpa keangkuhan Binar mata yang indah itu memberiku asa di setiap setiap ucapan selamat pagi Saat kau memecahkan heningnya subuh dengan luapan tangismu yang  gegap gempita bersama kicau suara burung Aku ingin kau terus tersenyum menerima makna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=72&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-73" title="me_n_my_sister" src="http://agungwib.files.wordpress.com/2009/08/me_n_my_sister.jpg?w=127&#038;h=150" alt="me_n_my_sister" width="127" height="150" /></p>
<p align="center">Waktu cepat berlalu<br />
sungguh tak terasa<br />
Sudah tujuh tahun senyummu singgah di hatiku<br />
masih sesejuk dahulu<br />
senyum  hangat tanpa keangkuhan</p>
<p align="center">Binar mata yang indah itu<br />
memberiku asa<br />
di setiap setiap ucapan selamat pagi<br />
Saat kau memecahkan heningnya subuh<br />
dengan luapan tangismu<br />
yang  gegap gempita bersama kicau suara burung</p>
<p align="center">Aku ingin kau terus tersenyum<br />
menerima makna tentang hati ini<br />
yang akan terus mencintaimu</p>
<p align="center">Dan<br />
Cinta itu&#8230;<br />
akan selalu hadir<br />
bersama bulan-bulan yang kau lihat<br />
di malam dan pagimu</p>
<p align="center">Kau sedang bermimpi apa?<br />
Bulat wajahmu sungguh binar yang teduh<br />
yang mengisi kosong ini<br />
dengan dengan luapan cahaya<br />
yang bernyayi merdu di setiap langkahmu</p>
<p align="center">Kau ingin aku bercerita?<br />
Tentang apa?<br />
Kisah putri dari negeri simfoni?<br />
Yang cakap bermain nada<br />
dan suka menebar angin cinta<br />
Percayalah<br />
Harmoni yang ia lantunkan<br />
tak semegah keceriaanmu<br />
saat kau tertawa<br />
diatas kejujuranmu<br />
Kau merangkai sendiri bunga-bunga irama<br />
di benih mimpimu yang kau jaga</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=72&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/08/04/adik-teruslah-tertawa-dan-menangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agungwib.files.wordpress.com/2009/08/me_n_my_sister.jpg?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">me_n_my_sister</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IT dan Kemajuan Islam</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/08/04/it-dan-kemajuan-islam/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/08/04/it-dan-kemajuan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 18:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kalimat yang sering didengungkan bahwa “kita sedang hidup di era globalisasi”. Sebuah era dimana segala urusan hampir tidak lagi mempertimbangkan faktor jarak dan waktu. Makna globalisasi sendiri menuntut masyarakat untuk bertukar informasi secara cepat, tepat, dan aktual. Tuntutan tersebut menciptakan sebuah perwujudan baru dalam kehidupan yang dinamakan dengan e-life. Dimana, segala sesuatu terhubung dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=62&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-63" title="teknologi" src="http://agungwib.files.wordpress.com/2009/08/bluekeyboard.jpg?w=497" alt="teknologi"   /></p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah kalimat yang sering didengungkan bahwa “kita sedang hidup di era globalisasi”. Sebuah era dimana segala urusan hampir tidak lagi mempertimbangkan faktor jarak dan waktu. Makna globalisasi sendiri menuntut masyarakat untuk bertukar informasi secara cepat, tepat, dan aktual. Tuntutan tersebut menciptakan sebuah perwujudan baru dalam kehidupan yang dinamakan dengan <em>e-life. </em>Dimana, segala sesuatu terhubung dan terintegrasi oleh komputer . Atau, biasa kita kenal dengan istilah IT.</p>
<p style="text-align:justify;">IT adalah sebuah wahana yang menjadi solusi bagi globalisasi. Ketangguhannya dalam mengatasi masalah kecepatan dan ketepatan menjadikan IT sebagai alternatif yang tepat. Mengingat, kecenderungan manusia untuk selalu meningkatkan efektifitas dan efisiensi.  IT juga menjadi jawaban atas permasalahan konektifitas. Dengan IT, seseorang bisa dengan mudah berkomunikasi tanpa mempermasalahkan jarak, waktu, dan batas-batas teritorial. Bahkan, penggunaan IT juga bisa mereduksi ongkos.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena kehandalannya, IT sudah merambah hampir ke segala bidang. Mulai dari media penyimpanan cerita pribadi (<em>blog</em>) sampai kepada transaksi keuangan makro. Perusahaan-perusahaan besar pun sudah menjadikan IT sebagai suatu kewajiban. Sektor pendidikan, juga, sudah menerapkan IT untuk mengintegerasi semua informasi. Kedepannya, perkembangan IT akan semakin meluas dan semakin menjadi kebutuhan utama bagi individu ataupun industri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sinyal global ini tentunya harus ditangkap oleh umat islam. Mengingat  Islam adalah agama yang <em>syumul</em> (komprehensif). Ruang lingkupnya menyentuh setiap aspek kehidupan dari yang kecil sampai kepada hal besar. Sehingga, islam semestinya hadir di setiap bagian kehidupan. Tidak hanya tersegmentasi oleh bagian ibadah saja. Islam juga harus merambah dunia pendidikan, enterpreneurship, politik, budaya, seni, teknologi, dan bidang-bidang strategis lainnya. Tidak hanya itu, islam semestinya juga menjadi pelopor kemajuan di setiap bidangnya. Tentunya, hal tersebut harus dipahami lengkap dengan konteks kekinian dan kedisinian. Oleh karena itu, tak ayal, IT juga merupakan sarana yang harus dipelopori umat islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Keberadaan IT bagi umat islam adalah suatu keniscayaan yang harus direalisasikan. Banyak sekali <em>maslahat </em>(kebaikan) yang bisa didapati. Mengingat, ini adalah sarana yang cukup utama di abad ini. Menilik kondisi sekarang, tentunya kita harus jujur untuk mengatakan bahwa  penguasaan IT sedang berpusat di kaum non muslim. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan. Layaknya sarana-sarana strategis lainnya, sarana IT juga harus dikuasai oleh umat islam. Dan, tentunya, segala upaya harus kita lakukan sebagai bagian dari umat muslim.</p>
<p style="text-align:justify;">Utsman bin Affan pernah memperjuangkan untuk membeli sumur air dari orang Yahudi. Walaupun, sumur tersebut di jual dengan harga yang amat tinggi. Ini karena Utsman bin Affan melihat adanya suatu keharusan sarana umum tersebut dikuasai oleh islam. Sehingga <em>mafsadat </em>(keburukan) bisa terhindari. Walhasil, penduduk muslim tidak lagi harus membayar air pada saat mereka ingin mengambil air dari sumur orang Yahudi tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">IT memiliki peran yang cukup potensial bagi umat ini di zaman ini. Oleh karena itu, penggunaan IT harus bisa kita maksimalkan demi kemajuan umat. Mulai dari yang kecil, kita bisa membuat blog yang memberi gambaran tentang islam lengkap dengan nilai-nilainya, membentuk komunitas islam virtual dari berbagai penjuru dunia,  dan membuat aplikasi-aplikasi islam edukatif. Sampai kepada yang besar, semisal, membuat satelit dan menciptakan perusahaan software ataupun hardware yang note bene nya masih banyak dipelopori oleh umat non islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, IT adalah sarana yang cukup potensial untuk kemajuan umat islam. Namun, penggunaan IT tentunya harus diimbangi dengan sumber daya yang kompeten. Oleh karena itu, kita sebagai umat islam harus senantiasa meningkatkan ilmu dan kompetensi kita. Khususnya, dalam bidang IT.</p>
<p style="text-align:justify;">-agung wb-</p>
<p style="text-align:justify;">referensi :</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://bizesha.wordpress.com/2007/09/24/islam-dan-teknologi/" target="_blank">http://satyasembiring.wordpress.com/2007/12/28/perkembangan-it-di-indoenesia/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://bizesha.wordpress.com/2007/09/24/islam-dan-teknologi/" target="_blank">http://bizesha.wordpress.com/2007/09/24/islam-dan-teknologi/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=62&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/08/04/it-dan-kemajuan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agungwib.files.wordpress.com/2009/08/bluekeyboard.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">teknologi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Insomnia</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/insomnia/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/insomnia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 16:10:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Sudah beberapa hari ini saya mengalami kesulitan untuk tidur. Sebagian orang mengatakan bahwa yang saya alami adalah gejala dari penyakit insomnia. Walaupun, ada beberapa orang yang mengatakan bahwa itu adalah perubahan dari pola hidup harian saya. Kesulitan tidur ini saya alami sudah sekitar satu bulan lamanya. Dan, sampai saat ini saya belum menemukan alternatif yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=42&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sudah beberapa hari ini saya mengalami kesulitan untuk tidur. Sebagian orang mengatakan bahwa yang saya alami adalah gejala dari penyakit insomnia. Walaupun, ada beberapa orang yang mengatakan bahwa itu adalah perubahan dari pola hidup harian saya. Kesulitan tidur ini saya alami sudah sekitar satu bulan lamanya. Dan, sampai saat ini saya belum menemukan alternatif yang efektif untuk mengakhiri hal tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sendiri kurang tahu perihal apa yang menyebabkan hal ini terjadi. Saya berpikir ada benarnya juga saat orang mengatakan bahwa hal ini adalah perubahan pola hidup harian saya. Karena, semenjak beberapa bulan yang lalu, saya memang jarang tidur di bawah jam dua belas malam. Namun, hal itu dikarenakan saya harus mengikuti suatu rangkaian acara sampai larut, dilanjutkan dengan mengerjakan tugas perkuliahan atau menonton televisi dan mengobrol bersama teman. Artinya, saya memiliki alasan yang jelas untuk tidak tidur dan saat itu saya memang tidak memilih untuk tidur. Tetapi, saat ini berbeda kondisinya. Saya merasakan sangat sulit untuk tidur walaupun saya telah berusaha untuk tertidur.</p>
<p style="text-align:justify;">Kejadian kemarin, misalnya, saat jam sepuluh malam, saya telah bersiap-siap untuk tidur. Namun, setelah setengah jam berbaring, saya belum juga terkantuk. Bahkan, kondisi saya saat itu sangat bugar sekali, seperti seorang yang baru bangun pagi. Untuk menimbulkan rasa kantuk saya, saya berinisiatif untuk mengerjakan sesuatu di depan komputer. Karena, biasanya sorotan cahaya komputer akan sedikit banyak membuat mata seseorang menjadi penang. Dan, setelah itu biasanya seseorang akan terkantuk. Kebetulan, saya memiliki tugas untuk mengerjakan design suatu produk bisnis. Setelah hampir dua jam, dan waktu telah melewati perbatasan malam, saya sama sekali terkantuk. Melihat hal tersebut tidak efektif, saya meninggalkan komputer dan bertekad memaksakan diri ini untuk tidur.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai jam dua malam, saya belum juga tertidur. Sedangkan, disamping, adik sudah tertidur dengan pulasnya dari sekitar empat jam yang lalu. Saya melihat beberapa nyamuk beterbangan dan sesekali hinggap di tubuh adik. Lalu, saya menepuknya. Dan, itulah kegiatan saya sampai sekitar jam empat pagi, yaitu, &#8220;menepuk nyamuk&#8221;. Saya sendiri baru bisa benar-benar tidur pada hari itu seusai shalat subuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu hanya satu penggalan kisah dari derita kesulitan tidur saya. Tentunya, bagi saya, ini adalah hal yang sangat mengganggu. Karena, menjadikan pagi saya tidak produktif. Dan, tentunya ini juga bukanlah <span style="font-style:italic;">life style </span>muslim yang baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya menceritakan hal ini kepada ibu saya. Saat itu, mbak Yati (yang membantu merapikan rumah) juga menyimak keluhan saya. Saat ibu belum komentar, mbak Yati berkata &#8220;ya kalo mau tidur, merem aja&#8230;&#8221;. Mendengar itu, saya tertawa kecil. Hati saya bergumam &#8220;semua orang tidur bukannya merem ya??&#8221;. Jawaban dari mbak Yati memang sedikit terdengar jenaka. Namun, ada kalimat lanjutan yang saya rasakan kebenarannya. Mbak Yati berkata &#8220;hmmm,,, mungkin pikirannya lagi semerawut kali&#8230;&#8221;. Saya berpikir bahwa ada benarnya juga perkataan mbak Yati.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, sebelum ini, saya memiliki masalah. Dan, seingat saya, saat ini saya belum menemukan solusi yang canggih untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, masalah tersebut telah hilang dari pikiran saya dengan sendirinya. Dan, sejujurnya, saya telah tidak memfokuskan pada solusi dari permasalahan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya jadi teringat dengan pelajaran yang disampaikan Bang Arief Munandar dalam sesi Training Pengembangan Diri (TPD) bahwa sebenarnya manusia memiliki otak bawah sadar. Dan, fungsionalitas otak bawah sadar manusia jauh lebih tinggi dari otak sadar manusia. Oleh karena itu, otak bawah sadar manusia jauh lebih mempengaruhi manusia daripada otak sadarnya itu sendiri. Fakta inilah yang mengharuskan kita untuk mengulangi kalimat-kalimat positif atau selalu membayangkan kondisi ideal yang ingin kita capai. Semua itu bertujuan agar hal-hal tersebut bisa tercatat di otak bawah sadar kita. Situasi efektif untuk menggali otak bawah sadar kita adalah dengan menghadirkan gelombang otak alfa. Gelombang otak ini adalah gelombang transisi antara gelombang beta (saat seorang sadar dengan sepenuhnya) dan gelombang delta (saat seorang tertidur). Jadi, singkatnya, gelombang ini akan hadir saat kita sedang akan tertidur.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya memperkirakan bahwa permasalahan yang saya alami, sebenarnya, tidak hilang dan lenyap dari pikiran (otak) saya. Namun, ia telah terjerembab ke otak bawah sadar saya. Sehingga, secara tidak sadar, saya terus memikirkannya dan menginginkan sebuah solusi dari permasalahan itu. Terlebih lagi, saat saya menghadirkan gelombang otak alfa (saat ingin tidur). Saat itu adalah saat dimana otak bawah sadar memegang kendali pikiran dan diri kita. Mungkin, saat itu permasalahan itu terkuak kembali dengan tanpa saya sadari.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini hanyalah asumsi dari saya. Saya sendiri tidak dapat menganalisis secara pasti penyebab dari kesulitan tidur ini. Namun, yang jelas, sampai saat ini saya masih menderita insomnia. Bahkan, tulisan ini sendiri dibuat karena saya sedang kesulitan tidur.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=42&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/insomnia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pecundang</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/pecundang/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/pecundang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 15:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Satu masa telah lama tersingkap saat kidung-kidung cinta tak lagi berharga karena sinden tua penabur nada telah lama membisu dan menjadi pecundang abadi benih-benih mimpi yang dulu tersebar tertata rapi dalam harapan kini hanya meratap dalam lamunan senja ditemani getirnya senyuman bintang yang enggan untuk berbinar dak tak lagi tahu dimana letaknya utara semua sorot [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=34&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Satu masa telah lama tersingkap<br />
saat kidung-kidung cinta tak lagi berharga<br />
karena<br />
sinden tua<br />
penabur nada<br />
telah lama membisu<br />
dan menjadi pecundang abadi</p>
<p style="text-align:center;">benih-benih mimpi<br />
yang dulu tersebar<br />
tertata rapi dalam harapan<br />
kini<br />
hanya meratap dalam lamunan senja<br />
ditemani getirnya senyuman bintang<br />
yang enggan untuk berbinar<br />
dak tak lagi tahu<br />
dimana letaknya utara</p>
<p style="text-align:center;">semua sorot mata tertuju padanya<br />
menghujam padanya<br />
serentak, dan bertubi-tubi<br />
mendikte segala kelalaian<br />
kebodohan yang membunuh banyak kepercayaan</p>
<p style="text-align:center;">ia nampak tersenyum<br />
bukan karena bahagia yang melanda<br />
juga bukan suka cita yang membahana<br />
namun,<br />
itu hanyalah topeng<br />
dari<br />
beribu gejolak<br />
yang telah berpadu<br />
dan terus menghujam<br />
kerajaan batinnya<br />
dan merampas<br />
mahkota mimpinya<br />
sehingga tahta cinta<br />
tak lagi berjaya<br />
atas dirinya</p>
<p style="text-align:center;">ia terus berjalan<br />
dalam ketertundukannya<br />
tak mampu menatap<br />
kilaunya pedang yang merentang<br />
karena hidupnya<br />
telah lama terenggut<br />
oleh pedang-pedang itu<br />
dan oleh jiwanya sendiri</p>
<p style="text-align:center;">ia adalah air yang terbakar oleh api<br />
ia adalah serigala yang dimangsa oleh rusa<br />
ia adalah dewa yang mati di tangan manusia<br />
ia adalah raja yang diperintah oleh budak<br />
ia adalah mimpi di alam nelangsa<br />
dimana sayap-sayap hatinya<br />
telah menjadi tombak<br />
yang membunuh dirinya</p>
<p style="text-align:center;">rintihannya terdengar sangat lirih<br />
tak lagi berirama<br />
karena<br />
mata-mata suara<br />
telah merenggut<br />
syair-syair kehidupannya<br />
saat dirinya sedang berusaha<br />
untuk mengenal<br />
kabut harmoni kehidupan</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Bangkitlah sang pecundang!!!<br />
mainkan kembali harpa kehidupanmu<br />
lalu lantunkan syair tentang kemenangan<br />
bersama bisikan awan pagi<br />
yang membawa sejuta harapan</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ffcc00;"><strong>Hiduplah kembali wahai pecundang!!!<br />
Allah masih memberimu<br />
harapan dan kesempatan<br />
Saat sinar mentari kembali berpendar<br />
Ledakkanlah senyummu<br />
singkap segala misteri yang kelam<br />
dan berpestalah di alam kebahagiaan</strong></span></p>
<p>- agung wb -<br />
02 Juli 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=34&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/pecundang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Resah</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/resah/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/resah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 15:55:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Gejolak batin semakin kuat mengoyak segala batas yang ada imaginasi terus terbang meninggi meninggalkan dunia yang masih ada Saat ketajaman mata elang mengintai ular yang gelisah akibat semua dosa yang pernah di perbuatnya bayangan itu tidak pernah hilang dan siluetnya terasa semakin hitam seiring berjalannya waktu Aku masih terus disini terus meratap dalam sepi air [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=31&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">Gejolak batin semakin kuat</span><br />
<span style="font-family:verdana;">mengoyak segala batas yang ada</span><br />
<span style="font-family:verdana;">imaginasi terus terbang meninggi</span><br />
<span style="font-family:verdana;">meninggalkan dunia yang masih ada</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">Saat ketajaman mata elang </span><br />
<span style="font-family:verdana;">mengintai ular yang gelisah</span><br />
<span style="font-family:verdana;">akibat semua dosa </span><br />
<span style="font-family:verdana;">yang pernah di perbuatnya</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">bayangan itu tidak pernah hilang</span><br />
<span style="font-family:verdana;">dan siluetnya terasa semakin hitam</span><br />
<span style="font-family:verdana;">seiring berjalannya waktu</span><br />
<span style="font-family:verdana;">Aku masih terus disini</span><br />
<span style="font-family:verdana;">terus meratap dalam sepi</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">air mata tak lagi terbendung</span><br />
<span style="font-family:verdana;">saat sayap jiwa tak sanggup</span><br />
<span style="font-family:verdana;">merangkul raga</span><br />
<span style="font-family:verdana;">menuju pada satu pusara cinta</span><br />
<span style="font-family:verdana;">yang penuh dengan cahaya cinta</span><br />
<span style="font-family:verdana;">dan harum akan bunga-bunga cinta</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">hati ini tak bisa tenang</span><br />
<span style="font-family:verdana;">setenang angin pantai</span><br />
<span style="font-family:verdana;">yang berhembus tanpa suara</span><br />
<span style="font-family:verdana;">karena</span><br />
<span style="font-family:verdana;">kapal harapan telah berlayar bebas</span><br />
<span style="font-family:verdana;">mengikuti setiap angin yang mengajaknya</span><br />
<span style="font-family:verdana;">kemanapun angin itu pergi</span><br />
<span style="font-family:verdana;">bahkan, sang nahkoda kapal</span><br />
<span style="font-family:verdana;">telah lama karam oleh nafsu</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">Aku masih berada di dalam resahku</span><br />
<span style="font-family:verdana;">mengikuti alur amarah yang tercipta</span><br />
<span style="font-family:verdana;">menikmati derai cacian yang menerpa</span><br />
<span style="font-family:verdana;">di dalam selimut malam yang gulita</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">air mata telah menjadi laut</span><br />
<span style="font-family:verdana;">laut tanpa kehidupan</span><br />
<span style="font-family:verdana;">laut yang kering</span><br />
<span style="font-family:verdana;">laut yang tak lagi bermanfaat</span><br />
<span style="font-family:verdana;">laut yang mati</span><br />
<span style="font-family:verdana;">dan,</span><br />
<span style="font-family:verdana;">aku adalah laut tersebut</span></p>
<p><span style="font-family:arial;">- agung wb -</span><br />
<span style="font-family:arial;">02 Juli 2009</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=31&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/resah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Just For My Mom</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/just-for-my-mom/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/just-for-my-mom/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 15:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Lentera malam telah terusik ketika jiwa hendak bergegas meninggi sudah layu kelopak mata ini menahan ribuan canda di hari siang Layar bumi telah tertutup menyingkap sunyi dalam lamunan tatkala jengkerik bersorak anggun mendayung sepi hingga ku bosan Tapi ku tak bisa terlelap karena, aku belum merasakan kedatangan angin yang biasa mengajak imaginasi pergi menelusuri dimensi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=28&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:verdana;">Lentera malam telah terusik</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> ketika jiwa hendak bergegas meninggi</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> sudah layu kelopak mata ini</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> menahan ribuan canda di hari siang</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> Layar bumi telah tertutup</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> menyingkap sunyi dalam lamunan</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> tatkala jengkerik bersorak anggun</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> mendayung sepi hingga ku bosan</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> Tapi ku tak bisa terlelap</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> karena,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> aku belum merasakan</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> kedatangan angin </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> yang biasa mengajak imaginasi </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> pergi menelusuri dimensi yang tak sejati</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> mengalir di sela lantunan hakiki</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> dan,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> aku belum mencium</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> aroma udara </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> yang biasa merangkul kalbu</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> dengan sayap-sayap lembutnya</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> yang memapah dengan hangatnya</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> yang bersinar sangat terangnya</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> masih ku belum dapat terlelap</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> aku terus menunggu </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> kedatangan mahkota </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> yang bisa membuat</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> diri ini merasa kuat perkasa</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> walau terkadang, </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> tak sanggup menahan </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> keluarnya air mata</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> aku terus menanti</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> petikan dawai harmoni</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> dalam damai nuansa</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> melantunkan nada bersahaja</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> hingga aku tak lagi bernyawa</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> Hingga akhirnya Ia datang</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> seorang wanita, </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> pendendang lagu </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> dari telaga sunyi yang benderang</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> ia menatap hati hingga tak lagi sepi</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> ia merangkul sukma ia tak lagi sedih</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> ia menopang dada hingga ku bisa terus berlari</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> Kali ini,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> Kembali lagi,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> ia mengisahkan padaku</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> suatu lantunan ceritera penutup mata</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> dengan tutur yang memikat,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> ia menggiring pikiran ini</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> menuju masa-masa yang tersingkap</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> mengambil inti dari setiap perjuangan</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> hingga ku bisa belajar dari teluk kehidupan</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> ia memperkenalkanku dengan tokoh peradaban</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> membisikkan rahasia dibalik kesuksesan </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> dan mengusik rajawali di sangkar mimpi</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> berharap terbang mengejar matahari</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> ia tersenyum,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> berbinar dengan paras yang meneduhkan</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> walau raut sudah banyak bergurat</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> namun,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> muara hatinya masih sesejuk dahulu</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> bahkan kini lebih terawat</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> karena tangan cinta </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> selalu memupuk pekarangan hati</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> dengan lantunan pujian </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> untuk Sang Pujangga Dunia</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> Wahai wanita</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> yang menghantarkan ku kepada dunia</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> apa yang bisa kuberi padamu?</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> apakah cukup dua buah surya? </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> atau satu belaian kasih?</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> aku tau mana yang kau pilih</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> karena materi </span><br />
<span style="font-family:verdana;"> tak kau lebihkan</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> diatas rasa</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> Wahai kau,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> orang yang banyak berjasa,</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> pribadi ini memang angkuh untuk memahami</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> pribadi ini memang miskin untuk mengganti</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> pribadi ini memang tak berdaya dalam mengartikan</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> secuat rasa yang kan terus bersemai</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> bersama anggukan sang pelangi sore</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> yang indah dan menghiasi</span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> namun,</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> dari relung jiwa yang terdalam</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> keluar satu rintihan bahasa</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> yang ingin selalu terus kau pahami</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> bahwa tak habis aku</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> selalu berucap</span><br />
<span style="font-family:verdana;"> terimakasih untukmu </span></p>
<p><span style="font-family:verdana;"> My Mom</span></p>
<div style="text-align:left;"><span style="font-family:verdana;"> <span style="font-family:arial;">-agung wb-</span></span><br />
<span style="font-family:arial;"> kamis, 5 Februari 2009</span></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=28&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/just-for-my-mom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ungkapan Hati di Malam Hari</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/ungkapan-hati-di-malam-hari/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/ungkapan-hati-di-malam-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 15:43:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Lihatlah dirimu dalam gulita malam yang pekat hitam tak bercahaya gelap tak berpendar Saksikan dirimu bersama luapan amarah angin berdiri dalam kegagahan merasa diri tak bertuan Wahai kau manusia dalam keangkuhan dalam malam kau tak terlihat dalam dingin kau tak berdaya dalam panas kau kan meronta namun, mengapa kau merasa tinggi menjulang seakan matahari yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=23&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Lihatlah dirimu<br />
dalam gulita malam yang pekat<br />
hitam tak bercahaya<br />
gelap tak berpendar</p>
<p style="text-align:center;">Saksikan dirimu<br />
bersama luapan amarah angin<br />
berdiri dalam kegagahan<br />
merasa diri tak bertuan</p>
<p style="text-align:center;">Wahai kau<br />
manusia dalam keangkuhan<br />
dalam malam kau tak terlihat<br />
dalam dingin kau tak berdaya<br />
dalam panas kau kan meronta</p>
<p style="text-align:center;">namun,<br />
mengapa kau merasa tinggi menjulang<br />
seakan matahari yang kokoh berdiri,<br />
merasa bumi yang kuat dipijaki</p>
<p style="text-align:center;">Wahai hati<br />
yang mengungkapkan resahnya dimalam hari<br />
tumpahkanlah penat yang berpadu<br />
bukalah pintu hati<br />
yang sudah mulai terkunci<br />
akibat permintaan nafsu yang terus diikuti<br />
walau melanggar ratapan batin yang suci</p>
<p style="text-align:center;">Duhai jiwa yang masih terus merenungi<br />
akan makna dari sebuah esensi<br />
yang akan terus merajut<br />
serpihan kalimat kehidupan<br />
yang akan terus menggali<br />
ungkapan pertanda tersirat</p>
<p style="text-align:center;">hingga sampai pada masa<br />
dikala raga sudah tak bernada<br />
disaat jiwa sudah mengangkasa</p>
<p style="text-align:center;">Teruslah meratap<br />
wahai jiwa yang bergejolak<br />
ungkapkanlah keluhan hati di malam hari<br />
tepat di waktu sebelum cahaya</p>
<div style="font-family:arial;text-align:left;">- agung wb -<br />
selasa, 3 Februari 2009</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=23&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/ungkapan-hati-di-malam-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Idealisme Kami</title>
		<link>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/idealisme-kami/</link>
		<comments>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/idealisme-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 15:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agungwib</dc:creator>
				<category><![CDATA[my life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agungwib.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah keputusan yang berat memang untuk meninggalkan institusi ini. Awalnya, aku berharap banyak sekali hal bisa bisa aku kontribusikan disini. Namun, dengan segala pertimbangan yang ada, aku harus meninggalkannya. Bukan berarti aku ingin menghilang dan pergi dari semua hiruk pikuk yang ada. Tetapi, ada sebuah penyesalan dan rasa bersalah kepada mereka yang harus dituntaskan dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=5&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebuah keputusan yang berat memang untuk meninggalkan institusi ini. Awalnya, aku berharap banyak sekali hal bisa bisa aku kontribusikan disini. Namun, dengan segala pertimbangan yang ada, aku harus meninggalkannya. Bukan berarti aku ingin menghilang dan pergi dari semua hiruk pikuk yang ada. Tetapi, ada sebuah penyesalan dan rasa bersalah kepada mereka yang harus dituntaskan dari sekarang. Karena, Aku tidak ingin, seiring berjalannya waktu, rasa sesal ini terus bertambah hanya karena diriku yang masih belum bisa belajar dari kesalahan dan belum bisa mengendalikan nafsu yang ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tahu mereka baik padaku. Mereka ingin aku berubah. Mereka menyayangiku dengan segala rasa yang mereka miliki. Mereka selalu tersenyum padaku dan bertanya tentang masalah yang sedang aku geluti saat mimik wajahku penuh dengan kegelisahan. Mereka akan terus menepuk pundakku untuk menggetarkan singa yang sedang terlelap. Air mata ini sering jatuh ketika aku memikirkan tentang ketulusan mereka. Aku tidak pernah menemukan apa yang bisa mereka dapatkan disini. Kecuali, cinta yang tulus dan harapan yang indah. Salut dan cintaku untuk mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku akan berubah dan akan terus berubah! Aku akan terus berusaha untuk merubah sifat bajinganku. Itu akan terus aku lakukan selagi jiwa masih menyatu dengan raga baik di dalam ataupun di luar institusi ini. Perubahan ada sebuah keniscayaan bagiku.</p>
<p style="text-align:justify;">Untukku, sepuluh bulan dalam naungan institusi ini adalah waktu yang sangat singkat. Terutama dalam merajut ikatan ukhuwah ini. Oleh karena itu, aku tidak akan pernah memutuskan rantai itu. Aku tidak akan pernah menggali kembali jurang kegelapan di saat pelangi terindah telah menjadi jembatan antara aku dan mereka. Karena, pelangi itu akan terus memendarkan warna-warni sinarnya dan terus meninggi sampai ke surga. Dan, aku akan terus menjaganya.</p>
<p style="text-align:justify;">Institusi ini memberi banyak makna bagiku. Namun, dari sekian banyaknya tulisan yang terpatri aku merasakan ada satu kesan yang begitu dalam yang sulit ku lupakan. Kesan itu bukanlah kesan pada saat latihan gabungan, bukan rasa jengkel akibat bentakkan yang begitu keras, bukan kekalahan bersama saat bertanding futsal, bukan acara yang terlalu malam, bukan apel yang terlalu serius, bukan juga saat TNI bercerita. Namun, kesan itu adalah teman.</p>
<p style="text-align:justify;">Institusi ini juga telah memberikan banyak nilai dan pemahaman kepadaku. Internalisasi sebuah nilai adalah hal yang amat sulit terhapuskan. Terutama, jikalau ia sudah melekat di dalam pusara hati. Nilai ini akan terus aku pagar dan sebisa mungkin aku kumandangkan kepada seluruh jagad. Sejauh apapun aku berjarak dengan gedung itu, nilai itu akan selalu berada dalam kantung hatiku. Karena, nilai itu adalah aku sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak akan pernah melupakan tangisanku saat pertama kali mendengarkan idealisme kita. Idealisme yang membimbing angan ini untuk menggapai suatu hal yang suci. Idealisme ini mengingatkanku pada sebuah perjuangan. Idealisme para ksatria yang tidak pernah mengenal lelah dalam menapaki jalan kebenaran. Idealisme para syuhada yang terus berjuang tanpa mengenal lelah. Idealisme yang menawarkan senyuman sebagai titik akhirnya. Dan, ksatria itu tahu bahwa senyuman itu tidak akan pernah mereka dapatkan di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, aku hanya bisa berkata bahwa harapan itu masih ada. Harapan itu masih dengan erat digenggam oleh para ksatria yang gagah berani. Ksatria yang tidak mengenal rasa lelah. Ksatria yang benar-benar merindukan surga. Dan, aku berharap aku akan terus menjadi ksatria itu dimanapun aku berada.</p>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:center;"><span style="font-weight:bold;">Idealisme Kami</span></p>
<p style="text-align:center;">Betapa inginnya kami<br />
agar bangsa ini mengetahui<br />
bahwa mereka lebih kami cintai<br />
daripada diri kami sendiri.</p>
<p style="text-align:center;">Kami berbangga<br />
ketika jiwa-jiwa kami gugur<br />
sebagai penebus bagi kehormatan mereka,<br />
jika memang tebusan itu yang diperlukan.<br />
Atau menjadi harga<br />
bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan,<br />
dan terwujudnya cita-cita mereka,<br />
jika memang itu harga yang harus dibayar.</p>
<p style="text-align:center;">Tiada sesuatu<br />
yang membuat kami bersikap seperti ini<br />
selain rasa cinta<br />
yang telah mengharu-biru hati kami,<br />
menguasai perasaan kami,<br />
memeras habis air mata kami,<br />
dan mencabut rasa ingin tidur<br />
dari pelupuk mata kami.</p>
<p style="text-align:center;">Betapa berat rasa di hati<br />
ketika kami menyaksikan bencana<br />
yang mencabik-cabik bangsa ini,<br />
sementara kita hanya menyerah pada kehinaan<br />
dan pasrah oleh keputusasaan.</p>
<p style="text-align:center;">Kami ingin agar bangsa ini mengetahui<br />
bahwa kami membawa misi yang bersih dan suci;<br />
bersih dari ambisi pribadi,<br />
bersih dari kepentingan dunia,<br />
dan bersih dari hawa nafsu.<br />
Kami tidak mengharapkan sesuatupun dari manusia;<br />
tidak mengharap harta benda atau imbalan lainnya,<br />
tidak juga popularitas,<br />
apalagi sekedar ucapan terima kasih.</p>
<p style="text-align:center;">Yang kami harap adalah<br />
terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat<br />
serta kebaikan dari Allah-Pencipta alam semesta.</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agungwib.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agungwib.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agungwib.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agungwib.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agungwib.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agungwib.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agungwib.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agungwib.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agungwib.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agungwib.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agungwib.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agungwib.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agungwib.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agungwib.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agungwib.wordpress.com&amp;blog=5904154&amp;post=5&amp;subd=agungwib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agungwib.wordpress.com/2009/07/04/idealisme-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c0e19dc8a5a8f53f50fa0654d11186d5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agungwib</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
